Bagaimana cara menghitung kalori dalam tubuh kita. Yuk simak

jenis kelamin, usia, tinggi dan berat badan adalah salah satu dasar yang menjadi cara menghitung kalori tiap kebutuhan seseorang. Selain itu, komposisi tubuh, aktivitas, hingga keadaan fisik masing-masing juga dapat menjadi penentu. Tentunya dalam hal ini, laki-laki berbeda dengan perempuan tiap kalori yang dibutuhkan. meskipun berada pada rentang usia yang sama. Dua orang yang kembar sekalipun akan memiliki kebutuhan kalori yang berbeda, tergantung pada keadaan fisik dan aktivitasnya masing-masing. Tepatnya di kota Amerika, laki-laki disarankan untuk mengonsumsi 2700 kalori per hari dan wanita 2200 kalori per harinya. Sementara berdasarkan National Health Service di Inggris, laki-laki disarankan mengonsumsi 2500 kalori dan wanita 2000 kalori. Berbeda dengan FAO yang menyarankan orang dewasa rata-rata harus mengonsumsi minimal 1800 kalori per hari. Di Indonesia, terdapat tabel panduan angka kecukupan gizi. Tabel tersebut memuat anjuran berapa banyak kalori yang dibutuhkan oleh masing-masing kelompok umur. Sebagai contoh:

  • Bayi berusia 7-11 bulan dengan berat badan 9 kg dan tinggi badan 71 cm membutuhkan energi 725 kkal per hari.
  • Laki-laki berusia 19-29 tahun dengan berat badan 60 kg dan tinggi 168 cm membutuhkan energi 2725 kkal per hari.
  • Wanita berusia 19-29 tahun dengan berat badan 54 kg dan tinggi 159 cm membutuhkan energi 2250 kkal per hari.
  • Laki-laki berusia lebih dari 80 tahun membutuhkan energi sebesar 1525 kkal dan wanita pada usia yang sama membutuhkan energi 1425 kkal per hari.
  • Bagi wanita hamil, dibutuhkan tambahan energi sebesar 180-300 kkal per harinya, tergantung pada usia trimester kehamilannya. Begitu juga dengan ibu menyusui, pada 6 bulan pertama dibutuhkan tambahan energi hingga 330 kkal dan tambahan 400 kkal pada 6 bulan berikutnya.
READ  Endoftalmitis adalah Berisiko pada Penglihatan? Simak Uraiannya Ini

Pertanyaannya, bagaimana cara kita menghitung kalori tiap harinya? Jangan khawatir, karena Ada beberapa cara menghitung kalori setiap kebutuhan pada diri kita, sepertihalnya:

  • Rumus WHO (World Health Organization): berbeda dengan rumus Harris-Benedict, rumus ini lebih sederhana dan tidak memperhitungkan tinggi badan. Rumus WHO dibagi sesuai dengan kategori umur. Sebagai contoh, untuk mencari kebutuhan energi wanita berusia 18-29 tahun, digunakan rumus 14,7 x (berat badan dalam kilogram) + 496. Sementara untuk mencari kebutuhan energi pria usia 18-29 tahun, digunakan rumus 15,3 x (berat badan dalam kilogram) + 679. Hasilnya kemudian dikalikan dengan faktor aktivitas fisik.
  • Rumus Harris-Benedict: rumus ini termasuk rumus yang sering dipakai oleh ahli gizi. Rumus Harris-Benedict memperhitungkan usia, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, hingga level aktivitas fisik Anda.
READ  Gejala, Penyebab Empiema, dan Faktor Risikonya

Rumus untuk menghitung kebutuhan energi pria yaitu= 66,5 + 13,8 x (berat badan dalam kilogram) + 5 x (tinggi badan dalam cm) dibagi dengan 6,8 x usia.

Sementara untuk wanita= 655,1 + 9,6 x (berat badan dalam kilogram) + 1,9 x (tinggi badan dalam cm) dibagi dengan 4,7 x usia.

Hasil dari penghitungan ini kemudian dikalikan dengan faktor aktivitas fisik. Jika aktivitas fisik Anda rendah, maka dikalikan dengan 1,2. Untuk aktivitas fisik sedang dikalikan dengan 1,3. Sementara aktivitas fisik berat dikalikan dengan 1,4.[1]

“dilansir dari laman Doktersehat” bahwasanya menyarankan untuk menggunakan rumus perhitungan dari Mifflin – St Jeor sebagimana rekomendasi dari ADA (American Dietetic Association) sebagai formula paling tepat. Formula Harris-Benedict terkadang memberikan hasil kurang tepat untuk kasus obestias dan remaja. kedua formula ini sering digunakan oleh pakar ahli gizi untuk menjadikan suatu bentuk cara memperhitung kalori ideal yang diperlukan oleh tubuh. Pada umumnya tubuh tersebut memerlukan batas minimum kalori yang harus dipenuhi setiap hari untuk menjaga berat badan kita. Perhitungan kalkulator selain dapat membantu untuk memperkirakan berapa kalori makanan yang kita perlukan untuk menjaga berat badan tubuh agar tidak mengalami penurunan ternyta juga akan membantu kita untuk melakukan diet secara sehat apabila kita menginginkan penurunan berat badan. Kalkulator kalori ini juga akan membantu untuk memperkirakan berapa kalori makanan yang di perlukan untuk mencapai target berat yang di inginkan.

READ  6 Macam Cara Mengobati Pasien Endoftalmitis Patut Dicoba

Sumber: Okaydoc.com

[1] Sumber referensi Hellosehat.com