BUANG AIR KENCING TIDAK TERKONTROL? WASADAI GEJALA KENCING MANIS SEJAK DINI

Pernahkah anda mengalami kondisi ketika setiap saat sering kencing dengan jangka waktu yang relatif pendek? Mungkin hal tersbeut sudah anggap sebagai hal wajar terjadi karena pengaruh suhu dingin atau konsumsi air minum dalam jumah besar. Terjadinya kencing yang tidak terkontrol tersebut ternyata dapat mengindikasikan bahwa anda mengalami salah satu penyakit yang disebut kencing manis atau diabetes mellitus.

Kecing manis atau diabetes mellitus merupakan penyakit autoimun yang disebakan adanya gangguan pada gula darah yang tinggi. Penyakit tersebut disebabkan oleh pankreas yang kurang memproduksi insulin, tubuh kurang merespon insulin, dan pengaruh hormon lain yang membuat kerja insulin melambat. Penyakit tersebut memiliki gejala yang perlahan dan seolah tak terasa, namun penyakit ini dapat menimbulkan penyakit-penykit lainnya yang merusak organ tubuh seperti mata, ginjal, saraf, pembuluh darah, dan jantung dalam jangka waktu yang lama.

Dilansir dari hellosehat.com, jumlah pengidap kencing manis di Indonesia meningkat 5,7 persen pada tahun 1007 hingga mencapai 6,9 persen pada tahun 2013. Pada tahun 2030 telah diprediksi juga jika pengidap kencing manis akan mencapai 21,3 juta orang dan berada dalam posisi ketiga penyakit yang mematikan. Permasalahan yang sering terjadi dan berakibat fatal ialah masyarakat tidak menyadari adanya gejala kencing manis yang perlahan menggerogoti tubuh, sehingga penanganan akan terlambat. Sebagian besar orang beralasan jika tidak mengetahui gejala-gejala yang terjadi pada penyakit tersebut sehingga cenderung mengabaikan gejala-gejala yang tidak dirasakan sebelumnya. Gejala yang muncul dari penyakit tersebut sangat ringan dan tidak terasa mencolok sehingga banyak masyarakat yang tidak menyadarinya. Agar anda dapat mengantisipasi penyakit kencing manis sejak dini, perlu diketahui gejala kencing manis berikut ini!

  1. Muncul rasa haus yang terlalu sering
  2. Mengalami buang air kecil yang tidak terkontrol hampir setiap jam
  3. Tubuh terasa lemah, lesu, dan tidak betenaga
  4. Seringkali mengalami infeksi kulit, vagina, sariawan, atau saluran kemih.
  5. Terjadi mual dan muntah
  6. Apabila terdapat luka di kulit akan sulit sembuh
  7. Sakit mata dan mati rasa
READ  Gejala, Diagnosis, dan Metode Pengobatan Berdasarkan Penyebab Endoftalmitis

Diabetesi akan mengalami pandangan kabur karena terjadi gangguan lensa (katarak) atau gangguan saraf mata (retino diabetikum). Hal tersebut dapat terjadi karena penumpukan protein yang tinggi di lensa mata yang dipicu oleh kondisi gula darah yang tinggi. Selain itu, terjadi gangguan pembuluh darah kecil di bagian mata sehingga saraf mata (retina) tidak bekerja secara optimal.

  1. Kaki sakit dan mati rasa

Diabetesi akan mengalami kerusakan saraf-saraf tubuh yang dipicu oleh kadar gula darah yang tinggi. Gejala ini disertai dengan kesemutan rasa sakit pada tubuh, utamanya kaki. Hal ini terjadi pada diabetesi yang menahun.

  1. Terjadi ganguan kulit

Pada kulit diabetesi akan akan timbul bercak hitam karena pigmen terdorong oleh kadar insulin yang tinggi. Hal ini dapat menandai awal penyakit kencing manis.

READ  Endoftalmitis adalah Berisiko pada Penglihatan? Simak Uraiannya Ini

Tanda pada kulit diantaranya: kulit bersisik, berwarna gelap, dan muncul keriput sejak dini.

  1. Tubuh akan rentan infeksi

Diabetesi akan mengalami kodndisi ketika daya tahan tubuh menurun. Pada kondsis ini diabetesi akan sangat retan terjangkit infeksi bakteri, jamur, virus karena kekebalan tubuh menurun.

  1. Gusi bengkak dan berwarna merah

Penyakit kencing manis akan melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga sangat mungkin bakteri virus kuman menyerang gusi.

  1. Apabila terjadi luka akan sangat lama sembuh

Diabetesi akan mengalami kerusakan saraf di daerah tubuh karena dipengaruhi oleh aliran darah sehingga menghambat proses alami penyembuhan luka pada tubuh. Bahkan luka justru akan lebih parah.

  1. Anda akan merasa cepat lapar
READ  6 Macam Cara Mengobati Pasien Endoftalmitis Patut Dicoba

Diabetesi akan merasa cepat lapar karena stok energi di dalam tubuh berkurang yang dipicu oleh kurangnya insulin untuk memasukkan gula ke sel membuatĀ  otot dan organ melemah. Hal tersebut memicu otak untuk mengira anda sedang lapar dan harus makan.

  1. Berat badan turun secara drastis

Diabetesi akan mengalami nafsu makan yang tinggi, namun tidak selaras dengan berat badan yang turun secara drastis. Hal tersebut terjadi karena kemampuan metabolisme glukosa terhambat dan tubuh akan berekasi dengan otot, lemak, sebagai bahan bakar. Maka anda akan tampak kurus dan penurunan berat badan.

Nah, itulah gejala penyakit kencing manis yang perlu anda wasapadai sejak dini. munculnya gejala yang tidak disadar dan tidak bisa diduga, anda harus menjaga pola konsumsi gula agar tidak berdampak fatal. Apabila gejala tersebut trejadi pada anda, segeralah pergi ke dokter untuk dilakukanĀ  pemeriksaan dan penanganan dengan tepat.

Sumber gambar: hellosehat.com