Menelisik Penyakit Ensefalopati: Definisi, Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Pada pembahasan kali ini, yuk menelisik semua tentang ensefalopati. Ensefalopati adalah suatu istilah untuk kelainan otak yang bukan diakibatkan oleh satu jenis penyakit saja namun cenderung akibat adanya disfungsi otak. Adanya kelainan fungsi dan struktur ini tidak hanya berlaku sementara saja tetapi tidak menutup kemungkinan bersifat permanen. Ada beberapa kasus yang mana kelainan muncul ketika lahir dan tidak mengalami perubahan sama sekali. Oleh karena itu penting bagi kita untuk lekas melakukan pemeriksaan sedini mungkin dan pengobatan agar peluang kesembuhannya tinggi. Selain itu dapat mencegah keadaan pasien juga akan memburuk.

Penyakit ini dapat terjadi pada semua orang tanpa memandang umur dan kasta. Gejala adanya ensefalopati adalah beragam, seperti keluhan di bawah ini menurut alodokter.com:

  1. Adanya perubahan kesehatan mental pasien, baik itu berupa gangguan koordinasi gerak, kehilangan kemampuan untuk mengambil keputusan dan mengatasi masalah, dan kehilangan konsentrasi. Perubahan ini dapat terjadi secara bertahap, perlahan, atau bahkan secara singkat.
  2. Kejang-kejang.
  3. Mengalami kesulitan dalam berbicara dan menelan sesuatu.
  4. Kesadaran menurun, diawali dengan merasa mengantuk sampai mengalami koma.
  5. Merasa otot lemah pada salah satu bagian anggota tubuh.
  6. Beberapa bagian tubuh mengalami kedutan.
  7. Tremor
  8. Koma
READ  Penasaran! Perhatikan 10 Hal Yang Menjadi Penyebab Ensefalopati

Sebelum membahas mengenai penyebab maka kita perlu membahas tipe ensefalopati sebab penyebab kelainan ini didasarkan atas tipe ensefalopatinya. Bersumber dari klikdokter.com, tipe ensefalopati meliputi ensefalopati hepatik, ensefalopati traumatik kronis, ensefalopati hipertensif, ensefalopati glisin, ensefalopati iskemik hiposik, ensefalopati hashimoto, ensefalopati wernicke, ensefalopati toksik metabolik, ensefalopati uremikum, dan ensefalopati infeksius. Lantas apa saja yang menjadi penyebab adanya disfungsi otak ini? Penyebab ensefalopati adalah adanya gangguan elektrolit, tekanan darah tidak seimbang (terlalu tinggi atau terlalu rendah), kerusakan otak secara permanen, toksin, kekurangan pasokan oksigen pada otak, keracunan, cidera kepala, dan lain-lain. Selain itu, ada beberapa penyakit yang berhubungan dengan munculnya disfungsi otak, meliputi penyakit lyme, sapi gila, hati (penyakit kuning), hashimoto, dan gagal ginjal. Tak hanya itu, jika anda memiliki kandungan protein glisin pada otak terlalu tinggi juga dapat menyebabkan kelainan otak. Apabila anda juga kecanduan alkohol (Wernicke-Korsakoff syndrome) akan memicu kekurangan asupan vitamin B1 yang memicu kelainan otak juga. Paling berbahaya jika penyebabnya ialah adanya zat menular berupa prion yang terbuat dari protein. Adanya zat ini akan menyerang otak secara progresif.

READ  Endoftalmitis adalah Berisiko pada Penglihatan? Simak Uraiannya Ini

Anda pasti beranggapan jika kelainan ini cukup berbahaya. Bahkan sesuai kutipan dari halodoc.com, umumnya penyakit ini sulit untuk disembuhkan. Namun tidak salahnya jika kita melakukan pengobatan sebagai usaha untuk memulihkan kesehatan. Hal ini karena adanya penanganan yang cepat dapat memungkinkan kontrol gejala yang ditimbulkan sehingga peluang sembuh dapat terjadi. Bagaimana caranya? Penyembuhan yang dapat dilakukan bagi pasien ensefalopati adalah sebagai berikut.

  1. Mengonsumsi obat laktulosa
  2. Menggunakan infus cairan, tambahan nutrisi, bahkan elektrolit
  3. Mengonsumsi obat untuk menurunkan dan menaikkan tekanan darah
  4. Menggunakan obat antibiotik
  5. Pemakaian oksigen tambahan
  6. Melakukan transplantasi ginjal dan cuci darah pada pasien ensefalopati uremik
  7. Operasi
  8. Terapi oksigen

Tindakan yang perlu anda ambil untuk mencegah terdampaknya kelainan ini beragam. Anda setidaknya harus melangsungkan gaya hidup sehat dengan pola makan yang seimbang untuk menghindari kelainan ensefalopati akibat metabolik, hipertensi, dan gagal ginjal. Rajin berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh dan terhindar dari berbagai jenis penyakit. Kurangi bahkan berhentilah dalam mengonsumsi alkohol sebab akan mempengaruhi asupan vitamin B1 di dalam tubuh. Usahakan anda sering melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter agar kondisi anda tetap terpantau oleh dokter.

READ  6 Macam Cara Mengobati Pasien Endoftalmitis Patut Dicoba

 

sumber gambar : doktersehat.com